ADAPTASI MASYARAKAT PALEMBANG DI TANJUNG BALAI KARIMUN
ABSTRAK: Adaptasi adalah
proses penyesuaian diri oleh individu ke lingkungan agar dapat diterima oleh
masyarakatnya. Sehingga adaptasi merupakan hal
yang sangat penting dilakukan. Banyak para migran atau perantau yang
datang ke suatu tempat berhasil melakukan adaptasi. Namun, ada juga yang tidak
berhasil dalam adaptasi karena adanya masalah dalam proses adaptasi tersebut. Di Tanjung
Balai Karimun banyak
migran asal Palembang.
Penelitian ini bertujuan
untuk memberikan gambaran bagaimana
karakteristik migran Palembang
dan bagaimana adaptasi sosial dan ekonomi yang dilakukan di
Tanjung Balai Karimun. Penelitian ini menggunakan teori Struktural Fungsional
dengan buku-buku tentang migrasi, adaptasi, dan jaringan sosial. Metode penelitian
yang digunakan ialah kuantitatif deskriptif. Untuk mengetahui hasil penelitian,
maka digunakan teknik observasi
dan kuesioner. Adapun
cara pengambilan sampel
dengan teknik kuota sampling,
yaitu dengan menetapkan
kuota 15 orang
dari masing-masing organisasi sehingga sampel berjumlah 30 orang
dengan syarat sudah menetap minimal 5 tahun di Tanjung Balai Karimun. Dari
hasil didapatkan bahwa seluruh responden dalam penelitian ini merupakan masyarakat
Palembang yang berhasil dalam melakukan adaptasi sosial, ekonomi, dan budaya di
Tanjung Balai Karimun. Dengan indikator dasar mereka sudah menjadi bagian dari
masyarakat yang mereka tempati.
Penulis: Adlia Fajrina
Kode Jurnal: jpsosiologidd160028