PERUBAHAN MATA PENCAHARIAN MASYARAKAT DI DAERAH SEKITAR PERAIRAN SUNGAI KAMPAR PASCA PEMBANGUNAN KAWASAN PERUMAHAN DI KABUPATEN PELALAWAN RIAU (Studi kasus daerah sekitar Perairan Sungai Kampar, desa Sering, Pelalawan, Riau)

Abstrak: Masyarakat  desa  Sering  merupakan  masyarakat  yang  wilayahnya  berada  di  tepi sungai Kampar yang dipengaruhi akibat pembangunan perumahan yang jauh dari sungai, hal ini mengakibatkan masyarakat yang berada di perumahan mengubah mata  pencahariannya.  Penelitian  ini  bertujuan  mendeskripsikan  bentuk,  faktor penyebab dan dampak dari adanya perubahan mata pencaharian pada masyarakat desa Sering. Penelitian  ini  menggunakan  metode  deskriptif  kualitatif.  Sumber  data  dalam penelitian ini terdiri dari masyarakat desa Sering dan tokoh masyarakat yang ada. Teknik  pengumpulan  data  yang  digunakan  adalah  observasi,  wawancara  dan dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Teknik validitas data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi. Untuk analisis datanya  menggunakan  analisis  interaktif  Miles  dan  Huberman  yang  terdiri  dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  faktor  pendukung  perubahan  mata pencaharian masyarakat desa Sering dikarenakan meningkatnya jumlah penduduk, faktor  penghambat  perubahan  mata  pencahariannya   adalah  lambatnya perkembangan  pendidikan  bagi  masyarakat  desa  Sering  dan   pemikiran masyarakat  yang masih  tradisional.  Faktor  dari  dalam  (intern)  adanya  tuntutan kebutuhan hidup dan faktor dari luar (ekstern) yaitu keadaan yang berbeda dengan waktu dahulu letaknya dekat dengan sungai sedangkan sekarang jauh dari sungai. Bentuk  mata  pencaharian  masyarakat  sebelum  adanya  perumahan  mayoritas nelayan di sungai, selain itu juga bertani, pedagang, beternak, tukang dan warung tetapi  setelah  perumahan  dibangun  mengubah  mata  pencaharian  kebentuk  baru yaitu  penjual  air,  sopir,  bengkel  motor,  konter  pulsa  dan  karyawan  perusahaan, selain  itu  ada  mata  pencaharian  yang  berubah  pada  bentuk  yang  sudah  ada sebelumnya  yaitu  nelayan,  petani,  ternak,  warung  dan  kerja  serabutan.  Dampak positif  dari  perubahan  mata  pencaharian  ini  adalah  masyarakat  lebih  mudah memenuhi  kebutuhan.  Sedangkan  dampak  negatifnya  yaitu  tidak  adanya peningkatan  dari  segi  ekonomi,  hanya  sebagian  saja  yg  merasakan  meningkat yaitu mereka yang memiliki modal. Selain tu juga masyarakat desa Sering sudah mengenal sistem upah pada waktu membuka lahan baru yang dahulunya mereka saling bergilir membantu tanpa adanya upah menggunakan uang seperti sekarang.
Kata kunci: perubahan mata pencaharian, masyarakat desa Sering, perumahan desa Sering
Penulis: Indra. N, V Indah Sri Pinasti, M.Si
Kode Jurnal: jpsosiologidd150348

Artikel Terkait :