JARINGAN GUSDURIAN YOGYAKARTA: GERAKAN PENERUS PEMIKIRAN DAN PERJUANGAN ABDURRAHMAN WAHID
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui
pengaruh dari pemikiran Abdurrahman Wahid dalam
jaringan Gusdurian Yogyakarta serta aktifitas yang dilakukan untuk meneruskan pemikiran dan
perjuangan dari Gus Dur. Selain itu juga
untuk mengetahui bentuk
dari gerakan sosial
Islam jaringan Gusdurian Yogyakarta.
Kajian tentang Jaringan
Gusdurian Yogyakarta ini
menggunakan metode kualitatif deskriptif.
Informan penelitian dipilih
menggunakan teknik purposive ampling berdasarkan
keanggotaan dalam Jaringan
Gusdurian Yogyakarta, mengikuti kegiatan
di dalamnya serta
memahami pemikiran progresif Abdurrahman Wahid. Data utama
dikumpulkan melalui observasi partisipan
dan wawancara mendalam. Data
tersebut selanjutnya dianalisis
dengan mengikutimodel
interaktif ala Miles dan Hubberman,
mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, hingga proses penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa Jaringan Gusdurian
Yogyakarta memiliki tiga bentuk
yaitu Gusdurian Individu,
Gusdurian Komunitas dan Gusdurian
Lembaga. Proses pembentukan Jaringan Gusdurian Yogykarta bermula dari adanya
pengaruh pemikiran dan gerakan
dari Gus Dur
yang menginspirasi para pengikutnya (Gusdurian) untuk melakukan
gerakan. Gusdurian memiliki gagasan dasar
berupa sembilan nilai
utama Gus Dur
yang terdiri dari
(1)ketauhidan, (2) kemanusiaan, (3) keadilan, (4) kesetaraan, (5)
pembebasan, (6) kesederhanaan, (7) persaudaraan, (8) keksatriaan, dan (9)
kearifan lokal. Fondasi dari sembilan nilai utama Gus Dur adalah ketauhidan
yaitu Islam yang rahmatan lil alamin.
Jaringan Gusdurian Yogyakarta
memiliki beberapa bentuk
kegiatan yaitu kegiatan rutin,
kegiatan kampanye berdasarkan
peristiwa, kegiatan pendampingan atau
insidental, serta kegiatan yang
bersinergi antar Gusdurian dalam jaringan di Yogyakarta.
Jaringan Gusdurian Yogyakarta merupakan bentuk dari gerakan
sosial Islam rasional-inklusif dimana
gerakan dari jaringan
ini bersumber dari ajaran Islam yang memberikan rahmat bagi semua alam.
Penulis: Yayank Noerita dan Amika Wardana, Ph. D
Kode Jurnal: jpsosiologidd150334