ANALISIS PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT MODAL KERJA DALAM USAHA MENGANTISIPASI KREDIT BERMASALAH (STUDI PADA PT.BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK CABANG JOMBANG)

ABSTRAK: Bank memiliki berbagai macam produk dan jasa, salah satu produknya adalah berupa kredit. Dalam pemberian suatu kredit terdapat pedoman yang harus dipenuhi oleh pihak bank dan debitur agar terhindar dari kredit bermasalah. Penelitian ini dilakukan agar kita semua mengerti cara mengantisipasi kredit bermasalah yang terjadi pada kredit modal kerja melalui pengawasan kredit dan prosedur pemberian kredit yang baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripstif dengan pendekatan kualitatif. Setelah dilakukan penelitian dan analisis data maka diperoleh hasil bahwa prosedur pemberian kredit modal kerja sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan teori, namun belum ada proses wawancara kedua. Persentase NPL  masih dalam batas wajar yaitu 5%, namun masih terdapat kenaikan dan penurunan setiap tahunnya. Sedangkan persentase LDR juga masih mengalami kenaikan dan penurunan tiap tahunnya, namun masih berada pada batas toleransi yang telah ditetapkan oleh BI. Pengawasan kredit yang telah diterapkan sudah cukup baik walaupun belum dilakukan pembinaan debitur dan restructuring. Sebaiknya proses wawancara kedua, pengawasan kredit berupa pembinaan debitur dan restructuring diterapkan agar mengantisipasi kredit bermasalah pada bank.
Kata Kunci: Prosedur, Bank, Kredit Modal Kerja, Non Performing Loan, Loan to Deposit Ratio, Pengawasan Kredit
Penulis: Ira Yunitasari
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd151124

Artikel Terkait :