TINJAUAN MAKNA DAN BAHASA VISUAL PADA PAPAN REKLAME KAMPANYE POLITIK (Analisis Semiotika Papan Reklame Kampanye Politik Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara 2013)
Abstract: Tahun 2013 merupakan
momentum bagi masyarakat Sumatera Utara untuk melaksanakan Pemilihan Gubernur
Sumatera Utara (pilgubsu).Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara telah
menetapkan lima pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan ikut serta
dalam pilkada Sumatera Utara 2013. Kelima pasangan calon gubsu dan wagubsu
tersebut adalah pasangan dengan nomor urut satu, Gus Irawan Pasaribu dan
H.Soekirman; pasangan nomor urut dua, Effendi M.S. Simbolon-Djumiran Abdi;
pasangan nomor urut tiga dengan Chairuman Harahap dan Fadly Nurzal; pasangan
nomor urut empat, Amri Tambunan dan R.E. Nainggolan; serta pasangan nomor urut
lima, dengan Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi. Pemungutan suara untuk
pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara ini diadakan pada tanggal
7 Maret 2013.
Sebelum pemilihan kepala daerah dilangsungkan, para kandidat calon kepala
daerah tersebut diberikan kesempatan untuk melakukan kampanye.Kegiatan kampanye
juga harus memiliki saluran untuk menyampaikan pesan kampanye.Saluran kampanye
tersebut berupa media cetak, media elektronik, media luar ruang dan media
format kecil. Dalam penyampaiannya, ada iklan yang diucapkan secara lisan dan
ada juga yang muncul dalam tulisan, seperti dalam surat kabar, majalah dan
papan reklame.Para calon gubernur dan wakil gubernur biasanya memanfaatkan
papan reklame ini untuk menampilkan gambar diri beserta jargon-jargon politik
mereka.Simbol dan tanda yang terdapat dalam iklan papan reklame kampanye
politik pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, merupakan
elemen dasar pada semiotika.Cara pengkombinasian tanda serta aturan yang
melandasinya memungkinkan untuk dihasilkannya makna sebuah teks (Piliang, 2012:
304).
Iklan kampanye politik para calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera
Utara periode 2013 yang marak tersebar di setiap ruas jalan besar di kota Medan
ini, sangat menarik untuk diteliti karena penuh dengan simbol-simbol yang
mengandung makna tersendiri. Untuk itu pada penelitian ini digunakan analisis
semiotika dalam menganalisa papan reklame kampanye politik para kandidat calon
gubernur dan wakil gubernur.Hal ini memberikan jalan bagi peneliti untuk
mempresentasikan makna yang terkandung di dalam iklan kampanye politik para
calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara 2013.
Penulis: Tiffany Panggabean
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150378