SOSIOLOGI KAUM SUFI: Sebuah Model Studi Integratif-interkonektif
Abstrak: Kaum Sufi adalah
realitas sosial yang berbasiskan keagamaan pada komunitas-komunitas tarekat.
Tarekat sendiri merupa- merupakan salah satu bentuk implementasi keislaman yang
bercorak esoterik, yang secara sosiologis biasa menampilkan aktivitasnya yang
terstruktur dalam kelompok guru dan murid. Hubungan antara keduanya terjalin
dalam sistem sosial yang konsisten terhadap moralitas dan spiritualitas
masyarakat. Karena it u dinamika sosial Kaum Sufi dalam gerakan-gerakan tarekat
itu selalu bercirikan : pertama, pengembangan doktrin Sufi melalui sistem
ritual berfungsi memperkuat solidaritas sosial para penganut tarekat. Doktrin
Sufi yang berbeda pada sejumlah aliran terekat menyebabkan pola hubungan sosial
yang berbeda pula dalam setiap komunitas tarekat. Kedua, peranan Kaum Sufi
dalam bentuk hubungan dan partisipasi sosial di tengah kemajemukan masyarakat
pada umumnya menampilkan model gerakan sosial yang unik, khususnya sumbangan
mereka terhadap pembinaan spiritual dan moralitas publik di tengah-tengah
perubahan sosial. Ketiga, tipologi gerakan
sosial Kaum Sufi
pada umumnya bersifat inklusifme-pragmatis, eksklusifme-fundamentalis dan
fundamentalisme-pragmatis. Dengan demikian gerakan Kaum Sufi merupakan fakta
sosiologis signifikanyang dapat dianalisis secara integratif-interkonektif,
sehingga dinamika sosial yang unik dari kelompok ini dapat pula mencerminkan dinamika
pengembangan sesuatu ajaran keislaman yang dikembangkan Kaum Sufi atas
peran-peran serta fungsi sosialnya di masyarakat.
Kata Kunci: Kaum Sufi,
Doktrin, Ritual dan Tipologi Sosial
Penulis: Dudung Abdurahman
Kode Jurnal: jpsosiologidd150222