POLITIK PENYETARAAN DAYAH DI ACEH
Abstrak: Hubungan antara lembaga pendidikan
dan politik bukan sekadar hubungan saling
mempengaruhi, tetapi juga hubungan
fungsional. Lembaga-lembaga dan
proses pendidikan berperan penting
dalam membentuk perilaku politik
masyarakat di negara
atau daerah. Dayah sebagai
lembaga pendidikan tertua
di Aceh, telah memainkan
perannya dalam membangun
negeri ini, mengalami pasang surut dalam legalitasnya. Pasca Tsunami dan
MOU Helsinki, dayah
“meminta hak” agar tidak
lagi dianak tirikan
dengan lembaga pendidikan lain
yang ada di
Aceh. Hasil usahanya, Dayah akhirnya mendapatkan
legalitas dari Pemerintah Aceh
sebagai lembaga Formal
yang disejajarkan dengan
pendidikan formal lainya, serta alumninya bisa diterima dibeberapa
instansi pemerintah dan
swasta, walaupun dengan beberapa
persyaratan yang telah ditetapkan oleh
Pemerintah Aceh yang
dibentuk lewat Badan Pembinaan
Pendidikan Dayah Aceh
(BPPDA).Fenomena sekarang telah
menunjukkan bahwa Dayah dan
Pemerintah Aceh telah
memiliki simbiosis mutualisme
antara keduanya.
Penulis:Al Muhajir Muslimin
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd150055