PEMAHAMAN KARYAWAN TERHADAP SIMBOL-SIMBOL BUDAYA ORGANISASI (Studi Deskriptif tentang Pemahaman Karyawan terhadap Simbol-Simbol Budaya Organisasi di PT. PLN (PERSERO) Pembangkitan Sumatera Bagian Utara Medan)

Abstract: Penelitian ini berjudul Pemahaman Karyawan Terhadap Simbol-Simbol Budaya Organisasi (Studi Deskriptif tentang Pemahaman Karyawan terhadap Simbol-Simbol Budaya Organisasi di PT. PLN (PERSERO) Pembangkitan Sumatera Bagian Utara Medan). Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa sajakah simbol-simbol budaya organisasi yang ada di PT. PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Utara dan bagaimanakah para karyawan memahami simbol-simbol budaya organisasi tersebut. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi simbol-simbol budaya organisasi berupa simbol fisik, simbol perilaku dan simbol verbal dan mengetahui pemahaman karyawan terhadap simbol-simbol tersebut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Komunikasi Organisasi dan Budaya Organisasi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi aktual secara rinci tanpa menjelaskan hubungan antar variabel. Populasi penelitian yakni karyawan PT. PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Utara yang berjumlah 110 orang. Penarikan sampel menggunakan rumus Arikunto dengan menetapkan 25% dari jumlah populasi yang ada, sehingga diperoleh sampel sebanyak 28 orang. Teknik penarikan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah probability sampling, metode simple random sampling.  Teknik pengumpulan data menggunakan dua cara, yakni studi lapangan dan studi kepustakaan. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis tabel tunggal dengan menggunakan piranti lunak SPSS versi 13.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman karyawan terhadap simbol-simbol budaya organisasi yaitu simbol fisik, simbol perilaku dan simbol verbal telah dipahami dengan baik, karyawan turut berperan aktif dalam rancangan kerja perusahaan dan dapat meningkatkan kinerja bekerja sehingga tujuan organisasi dapat tercapai secara maksimal.
Kata kunci: Simbol Fisik, Simbol Perilaku, Simbol Verbal
Penulis: Martaria Hutasoit
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150376

Artikel Terkait :