PANDANGAN GREG BARTON TENTANG ISLAM LIBERAL DAN EKSISTENSI POLITIK ISLAM DI INDONESIA

Abstrak:  Pandangan Greg Barton mengenai Islam liberal dan eksistensi politik  Islam  di  Indonesia  berangkat  dari  hasil  penelitiannya  terhadap tokoh-tokoh Islam liberal yang ada di Indonesia, di antaranya Nurcholis Madjid  dan  Abdurrahman  Wahid.  Kedua  tokoh  tersebut  merupakan sample  tokoh  Islam  liberal  yang  concern  dan  konsisten  dalam pemikirannya terhadap Islam. Pemikiran kedua tokoh tersebut berada pada jalur liberal. Cak Nur menggunakan metode Double Movement dalam  kerangka  berpikirnya,  sedangkan  Gus  Dur  menggunakan pendekatan  sosio  kultural.  Cak  Nur  dikenal  dengan  sekularisasinya, sedangkan  Gus  Dur  dikenal  dengan  pluralismenya.  Pemikiran keduanya oleh Greg Barton digambarkan dengan beberapa karya tulis yang  menggambarkan sisi sekularnya bagi Cak Nur, dan sisi pluralnya bagi  Gus  Dur.  Dalam  kaitannya  terhadap  eksistensi  politik  Islam  di Indonesia,  Greg  Barton  memandang  bahwa  runtuhnya  Masyumi  era Cak  Nur,  merupakan  dampak  dari  pemikiran  liberal  Cak  Nur  dalam memahami  Islam.  Selain  itu  muncul  nilai  pluralitas  yang  tinggi  di masyarakat, yang juga merupakan bagian dari pemikiran Islam  liberal. Hal  ini  dilakukan  oleh  Gus  Dur  pada  masa  ia  menduduki  pucuk pimpinan  negara  dan  berlangsung  lama  meskipun  ketika  Gus  Dur lengser.
Kata Kunci: Islam liberal, eksistensi politik Islam, Greg Barton
Penulis: M. Syafi’i
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd150028

Artikel Terkait :