IDENTIFIKASI RUMAH TANGGA RAWAN BENCANA GEMPA BUMI DI WILAYAH KABUPATEN BANTUL-DI YOGYAKARTA
Abstrak: Perbedaan daya tahan
menyebabkan adanya perbedaan dampak bagi setiap rumah tangga yang mengalami
bencana. Dengan menggunakan metode
Suistainable Livelihood (SLA), penelitian ini mengkaji dampak bencana di daerah
rawan bencana Bantul. Yogyakarta. Ada tiga kesimpulan : (1) orang yang paling
kaya menderita paling sedikit bencana karena kemampuannya mengurangi dampak
bencana dengan memperkuat rumahnya dan menggunakan asset yang dimilikinya, (2)
penderitaan yang dialami, menjadikan orang miskin mampu mengurangi dampak dari
kejadian bencana di masa depan untuk keberlangsungan hidupnya dengan memaksimalkan
modal social sehingga meminimalkan biaya untuk membangun rumah dan (3) kelompok
bertahan hidup yang paling rentan terhadap peristiwa bencana karena kekayaannya
sudah habis untuk biaya rekonstruksi dan ketidakmampuannya mengurangi biaya
buruh.
Kata Kunci: Daya Tahan,
Sustainable Livelihood Framework, Modal Sosial dan Pengurangan Resiko Bencana
Penulis: Nurhadi
Kode Jurnal: jpsosiologidd150226