VALIDASI METODE UNTUK PENETAPAN KADAR CIPROFLOXACIN DALAM SEDIAAN TABLET DENGAN NAMA DAGANG DAN GENERIK SECARA SPEKTROFOTOMETRI ULTRAVIOLET

ABSTRAK: Ciprofloxacin merupakan antibiotik yang berasal dari golongan fluorokuinolon yang paling banyak digunakan. Saat ini masyarakat lebih memilih obat merek dagang dibandingkan obat generik. Mereka menganggap obat merek lebih berkhasiat dibanding obat generik. Padahal obat dengan zat aktif yang sama akan memberikan efek terapi yang sama sesuai kadarnya. Tujuan penelitian ini untuk menentukan validitas dan melakukan penetapan kadar Ciprofloxacin dalam sediaan tablet secara spektrofotometri UV serta membandingkan hasil yang diperoleh dengan persyaratan kadar yang ditetapkan USP 30 (2007). Penetapan kadar Ciprofloxacin dalam sediaan tablet diuji validitasnya berdasarkan parameter akurasi dengan metode penambahan baku, presisi, batas deteksi (LOD) dan batas kuantitatif (LOQ). Hasil validasi metode analisis yang dilakukan diperoleh nilai standar deviasi (SD) sebesar 13,3931, koefisien variasi (KV) sebesar 0,0258%, dan nilai ketepatan sebesar 96,1%. Diperoleh nilai linearitas sebesar r = 0,9978 dengan batas deteksi (LOD) 0,54 ppm dan batas kuantitatif (LOQ) sebesar 1,8 ppm. Hasil penelitian menunjukkan kadar Ciprofloxacin dalam sediaan tablet dengan nama dagang dan generik secara berturut-turut adalah 929 ± 0,758 ppm, 1,030 ± 0,004 ppm, 947,3 ± 0,773 ppm dan 6,63 ± 0,994 ppm. Ini menunjukkan bahwa semua tablet yang diperiksa baik yang generik maupun merek dagang memenuhi standar persyaratan tablet menurut USP 30 (2007).
Kata kunci: Ciprofloxacin, Validasi, Spektrofotometri Ultraviolet
Penulis: Herlinda I.P. Tjaboali
Kode Jurnal: jpfarmasidd150157

Artikel Terkait :