UJI AKTIVITAS SALEP FASE MINYAK EKSTRAK IKAN TOMAN (Channa micropeltes) TERHADAP LUKA SAYAT PADA TIKUS JANTAN GALUR WISTAR
ABSTRAK: Ikan gabus
(Channa striata) telah
terbukti memiliki aktivitas penyembuhan luka
sayat. Ikan toman
(Channa micropeltes) merupakan
famili terdekat ikan gabus
dan memiliki kandungan
zat aktif yang
sama dengan ikan gabus.
Ikan toman diekstrak
dengan cara pengukusan
dan pengepresan, Fase minyak yang didapat diuji aktivitasnya
dan diformulasi ke dalam bentuk sediaan salep.
Berdasarkan uji statistik
yang telah dilakukan
menunjukkan salep fase minyak
ekstrak ikan toman
memiliki aktivitas penyembuhan
luka, dimana seluruh kelompok
perlakuan berbeda secara signifikan (p<0,05) dengan kelompok kontrol negatif.
Kelompok perlakuan salep
fase minyak ekstrak
ikan toman dengan konsentrasi
paling efektif adalah
konsentrasi 5% karena
memiliki efek penutupan luka
sayat yang menyamai
(p>0,05) kemampuan salep
konsentrasi 10%, 20% dan
kontrol positif pada
hari ke-3. Sedangkan
salep fase minyak ekstrak ikan toman yang memiliki
aktivitas terbaik adalah salep konsentrasi 10%, karena pada
hari ke-7 kelompok
perlakuan salep konsentrasi
10% luka telah menutup 100% menyamai kemampuan salep
konsentrasi 20% dan kontrol positif. Salep fase minyak ekstrak ikan toman
konsentrasi 10% memiliki warna kuning, homogen, tidak berasa, sedikit berbau amis dan berbau jeruk, dengan
nilai ratarata daya sebar 1,528 cm2, daya lekat 25,493
detik, pH 6,682. Salep fase
minyak ekstrak ikan toman
memiliki potensi penyembuhan
luka yang menyamai
salep optimal minyak ikan gabus sebagai kontrol positif.
Penulis: Udi Wijaya, Mohammad
Andrie, Andhi Fahrurroji
Kode Jurnal: jpfarmasidd150121