UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI DAN ANTIPIRETIK EKSTRAK ETANOL DAUN PETAI (Parkia speciosa Hassk) PADA TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR

Abstrak: Tanaman petai (Parkia speciosa Hassk)telah lama dibudidayakan di Indonesia dan daunnya secara empiris telah digunakan untuk mengatasi diabetes melitus serta peluruh air seni. Selain itu, melalui penelitian ekstrak etanol daun petai dibuktikan memiliki efek antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antiinflamasi dan antipiretik ekstrak etanol daun petai pada tikus putih jantan galur wistar. Parameter yang diamati pada pengujian antiinflamasi adalah penghambatan udema telapak kaki kiri setelah induksi 0,1 ml karagenan 2% selama 6 jam waktu pengamatan, sedangkan parameter pada pengujian antipiretik menggunakan induksi pepton 1% adalah penurunan suhu rektal tikus selama 4 jam waktu pengamatan. Adapun hasil penelitian menunjukkan rata-rata persentase radang tertinggi adalah oleh kelompok kontrol CMC 0,5 % dan rata –rata persentase inhibisi radang tertinggi oleh kelompok kontrol natrium diklofenak 13,5mg/kgBB. Persentase daya antiinflamasi menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun petai dosis 50 mg/kgBB, 100 mg/kgBB dan 250 mg/kgBB memiliki potensi sebagai obat antiinflamasi dengan persen daya antiinflamasi masing-masing 19,21%, 25,42% dan 30,51%. Berdasarkan uji statistik menggunakan One Way ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05) terhadap rata-rata persen radang antara kontrol CMC dan kontrol natrium diklofenak serta kelompok dosis uji mulai dari menit ke-180 hingga akhir pengujian. Hasil penelitian aktivitas antipiretik menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan (p>0,05) terhadap rata-rata perubahan suhu rektal tikus antara kontrol parasetamol 450mg/kg BB dengan ekstrak etanol daun petai dosis 250mg/kg BB. Dari penelitian ini ekstrak etanol daun petai memiliki aktivitas antiinflamasi dan antipiretik, serta terdapat korelasi antara peningkatan dosis terhadap peningkatan efek.
Kata kunci: ekstrak etanol daun petai, antiinflamasi, antipiretik
Penulis Novadyanti
Kode Jurnal: jpfarmasidd150180

Artikel Terkait :