PENGUKURAN VOLUME RESIDU GASTER TERHADAP INTOLERANT GASTRIC FEEDING PADA ANAK YANG MENGGUNAKAN NASO GASTRIC TUBE (NGT) RUANG INFEKSI ANAK RUMAH SAKIT DI JAKARTA
ABSTRAK: Masalah tidak
toleransi terhadap makanan yang diberikan pada anak dengan menggunakan NGT
adalah penting untuk dipahami, khsususnya pada pasien anak. Adanya tanda intolerance
gastric feeding menjadi sangat penting saat perawat memberikan asuhan keperawatan.Tujuan
dari proyek inovasi ini adalah untuk mengaplikasikan intervensi asuhan
keperawatan anak tentang pemberian makan lewat NGT/ OGT dengan mengukur volume
residu gaster terlebih dahulu sebelum pemberian makan selanjutnya berdasarkan EBP.
Metode yang digunakan melalui tahap pengkajian, persiapan dengan menggunakan model
PICO (P= problem/ population/ patient; I= intervention; C= comparation; O= outcome),
pelaksanaan dan evaluasi. Hasil yang didapat sembilan anak (90%) dengan volume
residu < 10% dari susu yang diberikan, 3 anak (33,3%) ada muntah, 2 anak (22,2%)
ada perubahan frekuensi BAB lebih dari 6 kali dalam 24 jam dan 1 anak (10%) terdapat
muntah juga frekuensi BAB lebih dari 6 kali dalam 24 jam. Pelaksanaan gastric feeding
merupakan tanggungjawab multidisiplin sehingga dibutuhkan kolaborasi yang efektif
antara perawat, dokter dan dietesien.
Penulis: Rusana, Nani Nurhaeni,
Happy Hayati
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150152