Pengaruh Hypnoparenting Terhadap Status Gizi Balita
Abstract: Dampak dari gizi
kurang yang terjadi pada balita yaitu terhambatnya perkembangan otak,
pertumbuhan fisik, perkembangan motorik, perkembangan mental serta meningkatnya
angka kesakitan dan kematian balita. Karena masalah ini dihawatirkan bangsa
Indonesia akan mengalami loss generation (Depkes RI, 2002). Suatu metode
hipnosis yaitu hypnoparenting dapat mengubah berbagai perilaku negatif anak
yang menolak makan guna meningkatkan asupan nutrisi dan status gizi. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hypnoparenting terhadap status
gizi balita di Indralaya dengan parameter BB/U, TB/U dan BB/TB.
Metode: Desain penelitian ini adalah quasy experiment dengan non
randomised pre test post test design. Populasi pada penelitian ini adalah
balita di wilayah kerja puskesmas Indralaya dan sampel didapatkan secara
purposive sampling sebanyak 21 responden (10 intervensi, 11 kontrol).
Hasil: Dari penelitian ini didapatkan hasil karakteristik umur rata-rata
responden 45,57±18,92, berat badan 15,81±4,00, tinggi badan 99,00±7,69 dan
laki-laki 8 (38,09%) dan perempuan 13 (61,90%). Analisis statistik non
parametrik menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata status gizi
sebelum dan sesudah dilakukan hypnoparenting dan tidak terdapat perbedaan
rata-rata status gizi antara kelompok
intervensi dan kelompok kontrol.
Simpulan: Perlu adanya investigasi lebih lanjut tentang rentang waktu
pelaksanaan hypnoparenting yang efektif dan penelitian lanjut kehadiran
peneliti pada saat hypnoparenting.
Penulis: Arie Kusumaningrum,
Eka Yulia Fitri
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150258