Pengaruh Genistein terhadap Ekspresi Protein Ki-67 pada Kultur Sel Endometriosis

Abstrak: Genistein adalah salah satu terapi untuk endometriosis. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh pemberian genistein dosis tinggi terhadap ekspresi protein Ki-67 pada kultur sel endometriosis. Penelitian eksperimental ini dilakukan di Laboratorium Fisiologi  Fakultas  Kedokteran  Universitas  Brawijaya  Malang    dengan  menggunakan  kultur  sel  endometriosis.  Jaringan endometriosis diambil dari pasien penderita endometriosis melalui tindakan laparoskopi, dilakukan kultur hingga konfluent. Kultur dibagi menjadi 7 kelompok perlakuan yaitu kultur tanpa perlakuan, kultur + genistein 5μM/L, kultur + genistein 10 μM/L, kultur + genistein 20 μM/L, kultur + genistein 30 μM/L, kultur + genistein 40 μM/L, kultur + genistein 50 μM/L, kemudian di inkubasi pada suhu  37˚C  selama  6  jam,  24  jam  dan  48  jam.  Ekspresi  protein Ki-67  diketahui  dengan  pemeriksaan  flowcytometri.  Data  hasil pengamatan  dianalisis  dengan  uji  ANOVA  dan  uji  regresi. Genistein  mampu  menurunkan  ekspresi  protein  Ki-67  terendah  pada pemberian  dosis  40  μM/L  (30.23+11.82  %)  dan  50  μM/L  (30.49+16.73  %)  bila  dibandingkan  dengan  perlakuan  dosis  yang  lain. Terdapat perbedan bermakna rerata ekspresi Ki-67 antara kelompok waktu inkubasi 6 jam (12.08+2.74 %), 24 jam (45.03+4.08 %), dan 48 jam (38.88 + 2.87  %). Simpulan, terdapat pengaruh yang bermakna pemberian genistein dosis tinggi terhadap penurunan ekspresi protein Ki-67 pada kultur sel endometriosis, terutama pada dosis 50 μM/L pada waktu inkubasi 6 jam.
Kata Kunci: Endometriosis, Genistein, Ki-67
Penulis: Feva Tridiyawati, Sutrisno, Dwi Yuni
Kode Jurnal: jpkedokterandd140529

Artikel Terkait :