In Situ Hybridization pada Kanker Payudara
ABSTRAK: Kesulitan yang dijumpai
pada penanganan kanker payudara adalah terjadinya kekambuhan atau relaps.
Deteksi status HER2
pada pasien merupakan
salah satu upaya
untuk mendeteksi terjadinya relaps
dan juga untuk
menentukan jenis terapi
yang ada diberikan. Ekspresi protein
HER2 dapat dideteksi
dengan immunohistochemistry (IHC),
sedangkan mutasi gen HER2
dapat dideteksi dengan
teknik in situ
hybridization baik berupa fluorescence in
situ hybridization (FISH)
ataupun chromogenic in
situ hybridization (CISH). Metode
yang digunakan antara penggunaan CISH maupun FISH serupa. Hal yang membedakan antara
keduanya adalah pada
CISH pewarnaannya bersifat
permanen dan terdapat gambaran
back-ground. Kelebihan lain yang diperoleh pada aplikasi CISH adalah reaksi
peroksidase yang terjadi dapat divisualisasikan pada mikroskop cahaya.
Penulis: Witari NPD
Kode Jurnal: jpkedokterandd140557