Hubungan Pengetahuan, Sikap Ibu Nifas 0-3 Hari dengan Perilaku Pemberian Kolostrum pada Bayi Baru Lahir di Puskesmas Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur
Abstrak: Masa bayi adalah masa
yang sangat penting dalam siklus kehidupannya,
khususnya pada usia 0-6 bulan karena pa da masa
ini bayi harus
bisa beradaptasi dengan lingkungannya. ASI sebagai
makanan bayi terbaik ciptaan
Tuhan, tidak tergantikan
oleh makanan dan
minuman yang lain.
Kolostrum adalah cairan tahap
pertama ASI yang dihasilkan selama masa kehamilan. Kolostrum yang dihasilkan
kaya akan kandungan gizi dan
zat imun. Kolostrum
mempunyai kandungan yang
tinggi protein, vitamin
A, B1, 2 dan
E juga mengandung
mineral. Tujuan dalam
penelitian ini, ingin
menganalisis tentang hubungan pengetahuan dan
sikap ibu nifas
dalam mengambil keputusan
memberikan kolostrumnya segera
setelah bayinya lahir. Penelitian
ini merupakan penelitian
analitik observasional dengan
rancangan cross sectional. Lokasi
penelitian di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu
nifas yang berada di Puskesmas Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur, jumlah
sampel yang diambil
dalam penelitian ini
berjumlah 60 orang
responden. Data sampel berskala kategorikal
dideskripsikan dalam frekuensi
dan persen.Untuk menguji
perbedaan karakteristik subjek dilakukan
uji Chi square
(2). Analisa bivariat
menunjukkan bahwa variabel
yang terbukti berhubungan
terhadap pemberian kolostrum pada
bayi baru lahir adalah sikap dengan nilai
p=0,000 dan OR=15,375;
CI=95%. Sehingga dengan
demikian bisa disimpulkan
bahwa sikap mempunyai
hubungan yang bermakna dengan
pemberian kolostrum pada bayi baru lahir.
Untuk memotivasi ibu
agar memiliki sikap yang baik dan
berperilaku positif pada saat memasuki masa nifas diperlukan peningkatan
wawasan dan pengetahuan ibu
semenjak kehamilan dan
kader posyandu tentang
manfaat dan keunggulan pemberian kolostrum segera setelah
lahir.
Penulis: Revie Fitria N,
Fitria Prihatini
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150135