HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAUPETIK VERBAL DAN NON VERBAL PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN DI INSTALASI PERAWATAN INTENSIF RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN KUDUS
ABSTRACT: Hasil studi
pendahuluan menunjukkan bahwa 2 anggota keluarga menyatakan perawat
berkomunikasi dengan bahasa yang mudah dimengerti, dan 3 anggota keluarga
menyatakan bahwa perawat dalam memberikan informasi masih banyak menggunakan
bahasa campuran, yang sulit dipahami sehingga anggota keluarga menjadi cemas.
Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan komunikasi terapeutik verbal dan
non verbal perawat dengan tingkat kecemasan keluarga pasien yang dirawat di Instalasi Perawatan
Intensif RSUD Kabupaten Kudus.
Jenis penelitian adalah
deskriptif, dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 37 orang anggota
keluarga yang memiliki keluarga yang dirawat di Instalasi Perawatan Intensif.
Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik consecutive sampling. Instrumen
komunikasi perawat dan kecemasan menggunakan kuesioner. Uji hipotesis
penelitian menggunakan uji korelasi Chi - Square.
Analisa dengan menggunakan Chi-Square menunjukkan Pearson Chi- Square
adalah 7,565 lebih besar dari Chi-Square table dengan df 2 α=0,05 sebesar
5,591. Dan terlihat pada kolom Asymp. Sig adalah 0,023 < 0,05 maka Ho
ditolak dan Ha diterima artinya ada hubungan komunikasi verbal dan non verbal
perawat dengan tingkat kecemasan keluarga pada pasien yang dirawat di Instalasi
Perawatan Intensif RSUD Kab Kudus
Penulis: Gunawan, Noor
Hidayah, yulisetyaningrum
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150242