HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN TERJADINYA SMOKER’S MELANOSIS PADA KALANGAN PETANI DI DESA TUTUYAN 1 KECAMATAN TUTUYAN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR
ABSTRACT: Merokok masih
merupakan masalah kesehatan dunia karena dapat menyebabkan berbagai penyakit
dan bahkan kematian, merokok sudah menjadi kebiasaan yang lazim ditemui dalam
kehidupan sehari-hari dan meluas dimasyarakat.Ironisnya sebagian besar perokok
justru berasal dari golongan ekonomi yang rendah dimana prevalensi perokok pada
petani lebih besar dibandingkan pekerjaan yang lain.bagian mukosa mulut yang
terpapar asap rokok dapat menyebabkan terjadinya smoker’s melanosis. Tujuan
Untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok dengan terjadinya smoker’s
melanosis pada kalangan petani di Desa Tutuyan 1 kecamatan Tutuyan Kabupaten
Bolaang Mongondow Timur.Desain penelitian yaitu analitik dengan rancangan cross
sectional, populasi yaitu semua petani yang memenuhi kriteria inklusi.Sampel
penelitian ini 70 responden yang didapat dengan menggunakan teknik purposive
sampling.Instrumen yang digunakan yaitu kuisioner kebiasaan merokok dengan
lembar observasi pemeriksaan rongga mulut.Hasilpenelitian uji statistik
menggunakan uji Chi Square pada tingkat kemaknaan 95% (α ≤ 0,05), maka
didapatkan nilai p = 0,000. Ini berarti bahwa nilai p < α (0,05) dan nilai
OR 75,167.Kesimpulanterdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaa merokok
dengan terjadinya smoker’s melanosis pada kalangan petani di Desa Tutuyan
1.Saran masyarakat yang merokok maupun yang tidak merokok diharapkan agar dapat
menjaga kesehatan gigi dan mulut lebih baik lagi.
Penulis: Zulfiana Dewi Yosadi,
Sefti Rompas, Jeavery Bawotong
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150271