HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN PERILAKU MEROKOK DI SMA SANTUN UNTAN PONTIANAK

ABSTRACT: Stres yang dialami remaja disebabkan oleh stresor yang mereka hadapi seperti tugas sekolah dan permasalahan dengan teman kencan. Banyak cara yang dilakukan oleh remaja untuk menghindari stres salah satunyadengan cara merokok. Remaja yang merokok hanya ingin mendapatkan kesenangan sesaat tanpa memikirkan dampak yang disebabkan oleh rokok.
Tujuan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya korelasi tingkat stress dengan perilaku merokok pada remaja. Metodologi. Jenis penelitian ini kuantitatif analitik dengan desain penelitian cross-sectional. Jumlah sampel 49 remaja dengan menggunakan total sampling. Analisa data penelitian menggunakan uji Spearman.
Hasil. Dari analisa korelasi tingkat stres dengan perilaku merokok didapatkan hasil nilai r= 0,407 dan nilai p= 0,004 dimana nilai p< 0,05. Kesimpulan. Pada penelitian ini ada korelasi yang positif antara tingkat stres
dengan perilaku merokok di SMA Santun Untan Pontianak, artinya semakin tinggi tingkat stres maka perilaku merokok juga akan meningkat.
Kata kunci: Stres, Perilaku Merokok, Pontianak
Penulis: Sutri Kurnela
Kode Jurnal: jpkeperawatandd140304

Artikel Terkait :