GAMBARAN STATUS KARIES PEMINUM ALKOHOL DI DESA PAKU WERU DUA
ABSTRAK: Karies gigi merupakan
salah satu penyakit yang sering dialami oleh setiap individu.faktor ekonomi dan
tingkat pekerjaan serta pola hidup menjadi beberapa pemicunya. Kurangnya
kesadaran masyarakat akan kesehatan gigi dan mulut juga menjadi salah satu
pemicu karies pada gigi. Salah satu faktor pemicu yaitu mengonsumsi minuman
beralkohol yang merupakan salah satu kebiasaan yang hampir tidak terpisahkan
dalam kehidupan masyarakat di beberapa daerah. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui gambaran status karies peminum alkohol di desa Paku Ure Dua. Jenis
penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Jumlah data penelitian yang
diambil yaitu 50. Hasil penelitian menunjukan peminum alkohol dengan frekuensi
> 3 kali per minggu sebanyak 34 responden (68%) memiliki status karies
dengan indeks DMF-T rata-rata 8.08 dan konsumsi < 2 kali per minggu
sebanyak 16 responden (32%) memiliki
status karies dengan DMF-T rata-rata
6.3. peminum alkohol dalam sehari sebanyak 29 responden (58%)
yang mengkonsumsi > 3 gelas sehari memiliki status karies dengan
penilaian indeks DMF-T rata-rata sebesar 7.02, dan sebanyak 21 responden (42%)
yang mengkonsumsi ˂ 2 gelas sehari memiliki status karies dengan penilaian
indeks DMF-T rata-rata 7.09. Waktu mengonsumsi minuman alkohol, sebanyak 36
responden (70%) yang waktu konsumsi malam memiliki status karies penilaian
indeks DMF-T rata-rata 7.94, dan 14
responden (28%) yang mengonsumsi alkohol selain malam memiliki status karies
penilaian indeks DMF-T rata-rata 6.42.
status karies responden pada peminum alkohol di desa Paku Ure Dua dari 50
sampel memiliki penilaian indeks DMF-T rata-rata adalah 7.52.
Penulis: Christian Kaurow
Kode Jurnal: jpfarmasidd150168