GAMBARAN PERILAKU POSITIVE DEVIANCE PADA IBU DAN STATUS GIZI ANAK BATITA DARI KELUARGA MISKIN DI DESA PEMULUTAN ULU KECAMATAN PEMULUTAN KABUPATEN OGAN ILIR
ABSTRAK: Masalah
pertumbuhan dan perkembangan
anak batita merupakan
masalah serius karena pada usia ini masa kritis dalam proses
tumbuh kembang secara fisik maupun kecerdasan. Masalah gizi buruk kebanyakan terjadi
pada keluarga miskin,
namun tidak dipungkiri
ada keluarga miskin
mempunyai anak bergizi baik.
Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui gambaran
perilaku positive deviance
ibu dan status gizi anak batita dari keluarga miskin
di Desa Pemulutan Ulu Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir.
Metode: Jenis penelitian
ini adalah observasional
dengan rancangan penelitian
cross sectional. Penelitian dilakukan terhadap
batita dan ibu
batita, sampelnya sebanyak
5 orang ibu
batita dan batitanya
yang mempunyai status gizi baik dari keluarga miskin dan 5 orang ibu
batita dan batitanya yang mempuyai status gizi kurang/buruk dari keluarga
miskin jadi sampel penelitian sebanyak 10 orang ibu batita beserta batitanya. Pengambilan data
melalui observasi dan
wawancara mendalam, kemudian
analisis data dilakukan
dengan teknik analisis kualitatif serta disajikan dalam bentuk tabel dan
narasi.
Hasil Penelitian: Menunjukkan
bahwa pada anak
batita yang mempunyai
status gizi baik
dari keluarga miskin memiliki
perilaku positive deviance berupa kebiasaan pemberian makanan, kebiasaan
kebersihan dan kebiasan menggunakan pelayanan
kesehatan yang sangat
baik dan benar.
Sedangkan anak batita
yang mempunyai status gizi kurang/buruk dari keluarga miskin mempunyai
kebiasaan-kebiasaan yang kurang baik dan salah
yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi status gizi anak
batita tersebut.
Kesimpulan: Ibu-ibu yang
mempunyai anak batita
status gizi baik
mempunyai perilaku positive
deviance berupa kebiasaan sehari-hari
berupa kebiasaan pemberian
makanan, kebersihan dan
penggunaan pelayanan kesehatan untuk
anak batitanya yang
sangat baik dan
benar dibandingkan dengan
ibu-ibu yang mempunyai anak batita status gizi
kurang/buruk walaupun mereka berasal dari keluarga miskin.
Penulis: Usi
Lanita, Fatmalina Febry, Rini Mutahare
Kode Jurnal: jpkesmasdd120355