FUNGSI SEKSUAL WANITA PASCA TUBEKTOMI (STUDI LAPANGAN DI KOTA SURAKARTA)
Abstrak: Pemakaian kontrasepsi
terkadang menimbulkan beberapa efek samping yang dapat mempengaruhi kualitas
hidup akseptor. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan salah
satu kualitas hidup yaitu fungsi seksual
antara wanita tubektomi dan tanpa kontrasepsi. Metode: Rancangan penelitian ini
adalah observasional analitik dengan pendekatan potong lintang terhadap 44
akseptor tubektomi yang telah menjalani tubektomi minimal 12 bulan dan 44
wanita yang tidak memakai alat kontrasepsi tetapi tidak dalam keadaan hamil,
dengan rentang umur dan kriteria yang sama. Penelitian dilaksanakan di
Surakarta pada bulan Juni-Juli 2011 dengan menggunakan kuesioner Female Sexual
Function Index (FSFI). Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil: Median
skor fungsi seksual wanita tubektomi 224, tanpa kontrasepsi 238 (ZM-W= 2,412,
nilai p= 0,016). Simpulan: Terdapat perbedaan fungsi seksual antara wanita
tubektomi dan tanpa kontrasepsi. Saran: Masyarakat hendaknya memiliki informasi
lebih rinci mengenai efek dari tubektomi dan dapat membuat keputusan yang lebih
tepat tentang penggunaan kontrasepsi yang akan digunakan
Penulis: Sri Kustiyati,
Hidayat Widjayanegara, Hadyana Sukandar
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150188