FAKTOR MANUSIA DAN FAKTOR PEKERJAAN BERHUBUNGAN DENGAN PENYEBAB KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA KEMPLANG (HOME INDUSTRY) DI DESA TEBING GERINTING TAHUN 2011

ABSTRAK: Pekerja informal  merupakan  "underserved working population" dan belum  mendapatkan pelayanan kesehatan kerja seperti yang diharapkan, padahal sekitar 80% dari pekerja adalah pekerja informal. Masalah yang terjadi pada pekerja salah satunya adalah kecelakaan kerja. Kejadian kecelakaan kerja rata-rata 6000  orang  meninggal  setiap  hari,  setara  dengan  satu  orang  setiap  15  detik,  atau  2,2  juta  orang  per  tahun. Sumatra  Selatan  dalam  bulan  Januari–September  2008  mencapai  4  kasus  per  hari,  terbilang  sangat  tinggi untuk  sebuah  provinsi  yang  memiliki  sekitar  5.481  perusahaan.  Tingginya  angka  kejadian  kecelakaan  kerja disebabkan faktor manusia dan faktor pekerjaan
Metode : Merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Semua variabel dinilai secara simultan  pada  satu  saat,  jadi  tidak  ada  follow  up.  Berdasarkan  hasil  perhitungan  besar  sampel,  maka  besar sampel adalah 38 responden. 
Hasil : Didapatkan bahwa tidak ada hubungan  yang signifikan antara usia dengan kejadian kecelakaan, ada hubungan  yang  signifikan  antara  jenis  kelamin  dengan  kejadian  kecelakaan,  tidak  ada  hubungan  yang signifikan  antara  usia  dengan  kejadian  kecelakaan,  ada  hubungan  yang  signifikan  antara  lama  kerja  dengan kejadian kecelakaan, tidak ada hubungan yang signifikan antara pengolahan dengan pemanggangan, dan ada hubungan yang signifikan antara sift kerja dengan kejadian kecelakaan. 
Kesimpulan  :  Ada  beberapa  faktor  yang  berhubungan  dengan  kejadian  kecelakaan  kerja  antara  lain  jenis kelamin, lama kerja dan sift kerja. Saran bagi para pengelola kemplang agar lebih peduli terhadap masalah-masalah  yang  akan  di  timbulkan  oleh  pekerjaan,  pekerja,  ataupun  lingkungan.  Program  UKK  (upaya kesehatan  kerja)  puskesmas  dilaksanakan  seoptimal  mungkin,  untuk  meminimalkan  kejadian  kecelakaan, antara lain dengan pelatihan atau penyuluhan kesehatan kerja.
Keyword: Faktor manusia, faktor pekerjaan, kecelakaan kerja, home industry
Penulis: Jaji 
Kode Jurnal: jpkesmasdd120353

Artikel Terkait :