Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pemberian ASI Eksklusif Tenaga Keperawatan di Wilayah Tangerang Selatan

Abstrak: Pemberian  ASI  secara  eksklusif  selama  6  bulan  sangat  penting  sesuai  dengan  salah  satu  tujuan  dari Millenium  Development  Goals  (MDGs)  yaitu  mengurangi  tingkat  kematian  anak  dan  meningkatkan  kesehatan ibu. Berdasarkan  laporan  World Breastfeeding Trends Initiative 2012, Indonesia  berada di peringkat 49 dari 51 negara yang mendukung pemberian ASI eksklusif. Tenaga Keperawatan mempunyai peran yang sangat penting terutama Edukatif dan promotif kepada masyarakat dalam memberikan penyuluhan kesehatan tentang pemberian ASI  Eksklusif.  (M.Hamdani,  2013).  Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  menganalisis  faktor-faktor  yang berhubungan  dengan  perilaku  pemberian  ASI  Eksklusif  pada  Tenaga  Keperawatan  di  RS  wilayah  Tangerang Selatan. Penelitian  ini  menggunakan pendekatan cross sectional,  yaitu pengukuran  variabel  bebas  dan  variabel terikat  hanya  satu  kali  pada  satu  saat.  (Nursalam,  2003).  Hasil  analisis  bivariate  dengan  menggunakan  uji statistik Chi-square dengan hasil penelitian pengetahuan, tingkat Pendidikan, motivasi, paritas, lingkungan kerja, dukungan  keluarga  dan  dukungan  teman  sejawat  tidak  mempunyai  hubungan  yang  bermakna  dengan  perilaku pemberian ASI Eksklusif pada tenaga keperawatan dengan nilai P value secara berurutan : P= 0,069; P= 0,476; P=  0,079;  P  =  0,282;  P=0,771;  P=  0,153;  P=0,055.  Sedangkan  minat  dan  kuantitas  ASI  mempunyai  hubungan yang  bermakna  dengan  perilaku  pemberian  ASI  Eksklusif  tenaga  keperawatan    di  RS  wilayah  Tangerang Selatan, dengan nilai P value secara berturut-turut adalah P=0,049 dengan OR: 3,400 dan P= 0,001 dengan OR: 7,249.  
Kata Kunci: faktor-faktor, perilaku, ASI eksklusif, tenaga keperawatan, faktor yang berhubungan
Penulis: Mustikawati, Yusnita Yusfik, Yannaulli
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150135

Artikel Terkait :