EVALUASI PENYIMPANAN DAN DISTRIBUSI OBAT ANTI TUBERKULOSIS DI DINAS KESEHATAN PROVINSI SULAWESI UTARA

ABSTRAK: Tuberkulosis  adalah  infeksi  penyakit  menular  yang  disebabkan  oleh  Mycobacterium tuberculosis,  basil aerobik tahan asam  yang ditularkan melalui  udara (airborne). Permasalahan dalam proses penyimpanan dan distribusi Obat Anti Tuberkulosis (OAT) dapat mengakibatkan berkurangnya  kualitas  obat  dan  ketidaksesuaian  antara  kebutuhan  dan  ketersediaan  OAT. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengevaluasi  penyimpanan  dan  distribusi  OAT  dari  Dinas Kesehatan  Provinsi  Sulawesi  Utara  ke  Dinas  Kesehatan  Kota  Manado  dan  selanjutnya  ke Puskesmas  Tikala  Baru,  Puskesmas  Ranotana  Weru  dan  Puskesmas  Tuminting  dengan menggunakan  metode  observasional  yang  bersifat  deskriptif  dan  evaluatif  dengan  teknik pengumpulan  data  secara  retrospektif  dan  prospektif.  Hasil  penelitian  menunjukan  bahwa penyimpanan dan distribusi OAT di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara,  Dinas Kesehatan Kota  Manado,  Puskesmas  Tikala  Baru,  Puskesmas  Ranotana  Weru  dan  Puskesmas  Tuminting belum sesuai dengan peraturan panduan pengelolaan logistik program pengendalian tuberkulosis Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Kata Kunci: Penyimpanan, distribusi, tuberkulosis, Dinas Kesehatan, Puskesmas
Penulis: Tiara Davne Kaunang, Adeanne C. Wullur, Gayatri Citraningtyas
Kode Jurnal: jpfarmasidd150117

Artikel Terkait :