EFEKTIFITAS PEMBERIAN KOMPRES HANGAT PADA DINDING PERUT (ABDOMEN) DENGAN PASIEN FEBRIS

ABSTRAK: Kompres  hangat  adalah  mengompres  kulit  dengan  alkohol  atau  air  sejuk.Sesuai  dengan reseptor  suhu  tubuh  bagian  dalam,  maka  penurunan  suhu  tubuh  dengan  pendinginan  dapat dilakukan  pada  bagian  Hypotalamus,  medula  spinalis,  organ  dalam  abdomen  dan  di  sekitar  vena-vena besar.  Penelitian  ini  dilakukan  dengan  metode   quasy  experiment, dengan  rancangan    pre  dan  post test. Sampel dilakukan pengukuran suhu tubuh sebelum intervensi dan setelah intervensi  pemberian kompres.  Populasi  penelitian  ini  adalah  semua  klien  dengan  peningkatan  suhu  tubuh  (Klien DHF/Demam)  yang  dirawat  di  RS  Ibnu  sina  Makassar  tahun  2015  dengan  sampel  sebanyak  20 orang. Pemilihan sampel menggunakan kriteria inklusi yaitu responden yang bersedia diteliti,semua responden  dengan  febris  (suhu  tubuh  diatas  38°  C)  dan  responden  tidak  mengalami  dehidrasi sedang atau berat. 
Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  rata-rata  penurunan  suhu  tubuh  pada  pemberian kompres  hangat  daerah  dinding  perut  (abdomen)  0,5˚C  yang  dilakukan  selama  3  hari.  Sehingga dapat  disimpulkan  bahwa  efektifitas    pemberian  kompres  hangat  daerah  dinding  perut    (abdomen) terhadap penurunan suhu tubuh “cepat” , artinya rerata responden  pada pemberian kompres hangat dinding perut (abdomen) yang dilakukan selama 3 hari terjadi penurunan suhu tubuh sebesar  0,5˚c, keadaan  ini  disebabkan  organ  perut  yang  memiliki  reseptor  kulit,  otot  perut  dan  organ  intra abdomen  dan  pemberian  kompres  hangat  daerah  dinding  perut  (abdomen)  pada  klien  febris  secara kwalitatif  pemberian  kompres  hangat  daerah  dinding  perut  (abdomen)  lebih  baik  karena  reseptor yang member sinyal terhadap hypothalamus lebih banyak. 
Dari hasil penelitian ini dapat diberikan saran kepada responden utamanya keluarga responden untuk menggunakan kompres daerah dinding perut  sebagai salah satu alternative yang lebih efektif dalam  pemberian  kompres  dan  perlu  dilakukan  penelitian  lebih  lanjut  tentang  keefektifan  waktu pemberian  kompres  hangat  dengan  mempertimbangkan  keseragaman  sample,  baik  kasus,  umur, jenis kelamin maupun factor-faktor lain yang mempengaruhi suhu tubuh. 
Kata kunci: Kompres, dinding abdomen, Febris
Penulis: Suprapto
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150136

Artikel Terkait :