AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL, ETIL ASETAT, DAN n-HEKSAN DARI DAUN SESEWANUA (Clerodendron squamatum Vahl.)
ABSTRAK: Sesewanua (Clerodendron
squamatum Vahl.) secara
empiris telah digunakan
oleh masyarakat di beberapa
daerah di Sulawesi Utara untuk mengobati demam, patah tulang, dan penurun bengkak.
Daun sesewanua mengandung
flavonoid dan alkaloid
yang dapat berpotensi sebagai
antioksidan. Tujuan penelitian
ini adalah untuk
menentukan kandungan total fenolik
dan aktivitas antioksidan
ekstrak etanol, etil
asetat, dan n-heksan
dari daun sesewanua. Ekstraksi
daun sesewanua dilakukan
dengan menggunakan metode
maserasi. Penentuan
kandungan total fenolik
menggunakan metode Folin
Ciocalteau dan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan
metode 1,1-difenil-2-pikrilhidrazil (DPPH). Berdasarkan hasil yang
diperoleh ekstrak etil
asetat memiliki kandungan
total fenolik tertinggi
sebesar 36,25 mg/L, diikuti ekstrak etanol sebesar 14,659 mg/L, dan
ekstrak n-heksan sebesar 5,795 mg/L. Berdasarkan
hasil perhitungan IC50ekstrak
etil asetat daun
sesewanua memiliki aktivitas
antioksidan tertinggi dengan nilai IC50sebesar
13,084 mg/L, diikuti ekstrak etanol sebesar 17,85 mg/L, dan ekstrak n-heksan
sebesar 23,737 mg/L.
Penulis: Yosina M. Huliselan, Max R.J. Runtuwene, Defny S.
Wewengkang
Kode Jurnal: jpfarmasidd150115