Sistem Informasi Unit Pengumpul Zakat Terintegrasi (Studi Kasus: BAZNAS Kota Tasikmalaya)
Abstrak: Pengelolaan zakat
di Indonesia merupakan
salah satu hal yang menarik untuk dikaji dalam rangka mengentaskan kemiskinan dan
meningkatkan kesejahteraan masyarakat,
hal ini dapat dilihat
dari potensi zakat
nasional Rp 217
triliun namun baru tergali
sekitar 1,5 triliun..
Faktor yang mempengaruhi pengumpulan
dana zakat di
Indonesia adalah tingkat kepercayaan
muzaki terhadap Organisasi
Zakat (OPZ) yang dalam
penelitian ini berupa
Unit Penumpul Zakat
(UPZ), pilihan muzaki untuk
menyalurkan zakat langsung
kepada mustahik secara individu, kurangnya pengetahuan muzaki akan mekanisme zakat,
dan kurangnya pengetahuan
muzaki akan keberadaan UPZ.
Untuk menjawab permasalahan
ini, diperlukan sistem informasi
yang dapat mengatur
proses manajemen yang terjadi dalam
pengelolaan zakat berbasis UPZ, khususnya UPZ
berbasis masjid, dikarenakan
masjid sebagai basis kegiatan
keagamaan di masyarakat.
Metode yang digunakan adalah
analisis ke lokasi
UPZ langsung dan perancangan antarmuka,
aturan-aturan, dan purwarupa (prototype) yang
dibuat. Dari penelitian
ini dihasilkan Sistem Informasi BAZNAS
Kota Tasikmalaya, dan
Sistem Informasi UPZ di
Kota tasikmalaya yang
terintegrasi menggunakan teknologi
web.
Penulis: Acep Irham Gufroni,
Iwan Wisandani, Heni Sukmawati
Kode Jurnal: jptlisetrodd140141