Prototype Layanan Izin Pemanfaatan Ruang Menggunakan Service Oriented Enterprise Architecture Framework
Abstract: Selama ini, orang
membicarakan perizinan hanya sebatas pada penyelenggaraan Pelayanan Terpadu
Satu Pintu (PTSP). Disisi lain, masih ada aspek riil yang belum tertangani
dengan baik yaitu bagaimana menyajikan informasi agar mampu memenuhi kebutuhan
pemohon izin terkait kepastian lahan yang akan digunakan untuk usaha sesuai
dengan rencana tata ruang suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk membuat
prototype layanan izin pemanfaatan ruang untuk akomodasi pariwisata pada Kantor
Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Karangasem. Prototype ini terdiri atas
dua layanan utama yaitu layanan front office dan back office. Layanan front
office pada prototype ini akan menampilkan data spasial dan data atribut
terkait informasi kepemilikan lahan (pengecekan sertifikat tanah) dan informasi
blok peruntukan lahan dengan melakukan integrasi dengan Kantor Pertanahan dan
Bappeda Kabupaten Karangasem. Penelitian dilakukan dengan menggunakan
pendekatan Service Oriented Enterprise Architecture Framework (SOEAF) yang
mengintegrasikan model Service Oriented Architecture (SOA) ke dalam kerangka
Enterprise Architecture menggunakan perluasan kerangka kerja Zachman dengan
menambahkan kolom baru bernama kolom layanan yang meliputi level kontekstual,
konseptual, logikal dan fisik. Penelitian ini menghasilkan prototype layanan
IPR untuk akomodasi pariwisata yang memiliki interoperabilitas data sehingga
mampu memberikan kepastian lahan kepada pemohon izin.
Penulis: Desak Putu Juniati
Kode Jurnal: jptlisetrodd140085