Potensi Limbah Rajungan (Portunus pelagicus) sebagai Pakan Itik Petelur
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui potensi limbah rajungan sebagai pakan itik
petelur.Itik lokal berumur ±10 bulan sebanyak 60 ekor dialokasikan secara acak
ke dalam tiga perlakuandengan lima ulangan yang masing-masing berisi 4 ekor
menurut rancangan acak lengkap. Pakandiramu menggunakan, dedak padi, jagung,
konsentrat, minyak kelapa dan limbah rajungan dalambentuk tepung. Perlakuan
pakan terdiri atas: P1 sebagai pakan kontrol terbuat dari jagung, dedakpadi dan
konsentrat, P2 = pakan kontrol + 4% tepung limbah rajungan, P3 = pakan kontrol
+ 8%tepung limbah rajungan. Pakan diberikan sebanyak140 g/ekor/hari selama 6
minggu. Parameteryang diukur yaitu kualitas eksternal dan internal telur. Hasil
analisis statistik menunjukkan bahwapemberian limbah rajungan memberikan
pengaruh yang lebih baik (P<0,01) terhadap kerabang telurdan warna kuning
telur (P<0,05), sedangkan indeks kuning telur mengalami penurunan yangsangat
nyata (P<0,01) dengan penambahan limbah rajungan 4% dan 8%. Namun pada bobot
telur,indeks putih telur dan Haugh Unit (HU) dan kandungan kolesterol tidak
berbeda nyata (P>0,05).Penggunaan limbah rajungan dalam pakan itik
bermanfaat dalam menghasilkan telur dengankualitas yang lebih baik.
Penulis: D.K. Purnamasari,
K.G. Wiryawan, Erwan ., L.A. Paozan
Kode Jurnal: jppeternakandd150148