PETA POTENSI GENETIK SAPI MADURA MURNI DI EMPAT KABUPATEN DI MADURA
Abstrak: Penelitian bertujuan
untuk mengidentifikasi potensi genetik sapi Madura murni di empat Kabupaten di
Madura (Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep). Materi yang digunakan
adalah 244 ekor sapi Madura umur 7 hari dan 5 bulan. Data dianalisis dengan
analisis ragam rancangan acak lengkap pola searah dengan mengaplikasi software
GENSTAT. Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis kelamin tidak berpengaruh nyata
pada BB dan ukuran tubuh sapi Madura murni umur 7 hari dan 5 Bulan. Rataan BB
umur 7 hari tidak berbeda nyata di empat kabupaten, sedangkan lingkar dada
(LD), panjang badan (PB) dan tinggi gumba (TG) berbeda nyata. Rataan BB, LD dan
TG umur 5 bulan di empat kabupaten tidak berbeda nyata, sedangkan PB berbeda
nyata. BB umur 5 bulan adalah 70,67 ± 9,44; 74,61 ± 7,98; 71,71 ± 3,67; 74,94 ± 12,69 kg, masing-masing
untuk kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Korelasi BB dengan
LD sapi Madura umur 5 bulan mempunyai nilai tertinggi yaitu sebesar 0,685. BB
(Y) sapi Madura umur 5 bulan dapat diprediksi berdasarkan LD (X) dengan rumus
persamaan garis regresi linier sederhana: Y = 18,92 + 0,551 X. Peta potensi
penyediaan pejantan dan intensitas penggunaan pejantan untuk mengawini induk
sapi Madura di masing-masing kecamatan di setiap kabupaten sangat bervariasi.
Penulis: V. M. A Nurgiartiningsih
Kode Jurnal: jppeternakandd110158