Perbandingan Akurasi Pengukuran Suhu dan Kelembaban Antara Sensor DHT11 dan DHT22 - Studi Komparatif pada Platform ATMEL AVR dan Arduino

Abstrak:  Suhu  dan  kelembaban  merupakan  dua  objek  pengukuran  yang  acapkali  terdapat  di  dalam  sistem akuisisi  data.  Terdapat  banyak  piranti  sensor  yang  berfungsi  untuk  mengukur  dua  objek  tersebut  dan  akurasi merupakan salah satu parameter yang dapat digunakan untuk memilihnya. DHT11 dan DHT22 adalah sensor seri DHT dari Aosong Electronics yang dapat melakukan pengukuran suhu dan kelembaban secara serempak dengan keluaran  digital.  Informasi  tentang  akur
asi  terdapat  di  dalam  lembar  data  keduanya.  Kendati  pun  demikian informasi tersebut tidak  menggambarkan kondisi sesungguhnya saat dioperasikan pada lokasi  maupun  platform tertentu.  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  membandingkan  akurasi  dari  DHT11  dan  DHT22  dalam pengukuran  suhu  dan  kelembaban  saat  dioperasikan  di  dalam  maupun  di  luar  ruangan,  menggunakan  platform ATMEL  AVR  dan  Arduino.  Berdasarkan  pengujian  yang  telah  dilakukan,  DHT22  memiliki  akurasi  yang  lebih baik  daripada  DHT11  dengan  galat  relatif  pengukuran  suhu  4%  dan  kelembaban  18%.  DHT11  sebaliknya memiliki rentang  galat  yang lebih lebar sebesar 1  – 7% dan 11  – 35%,  masing-masing  untuk pengukuran suhu dan  kelembaban.  Perbedaan  lokasi  dan  platform  tidak  memberikan  pengaruh  pada  hasil  pengukuran.  Galat pengukuran  kelembaban  yang  masih  di  atas  10%  menunjukkan  perlunya  kalibrasi  ulang.  Di  masa  mendatang, selain  akurasi,  kepresisian  juga  perlu  diuji  menggunakan  penghitungan  simpangan  baku  pada  hasil-hasil pengukuran.
Kata kunci: studi komparasi, akurasi, suhu, kelembaban, DHT11, DHT22, Arduino, AVR
Penulis: Arief Hendra Saptadi
Kode Jurnal: jptlisetrodd140111

Artikel Terkait :