PERANCANGAN APLIKASI PENYEWAAN SARANA DAN PRASARANA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 3 GARUT
Abstrak: Sekolah Menengah
Negeri 3 Garut merupakan sekolah yang memiliki kelengkapan dalam hal sarana dan
prasarana. Prasarana menurut pendapat
dari Winarno Surakhmad adalah segala sesuatu
yang dapat menunjang
terlaksanannya suatu kegiatan..
Tidak jarang sekolah
lain yang belum memiliki
kelengkapan fasilitas yang contohnya seperti alat kemping, alat pernikahan, alat musik, dan
gedung serbaguna sering
berdatangan untuk meminjam
kelengkapan tersebut. Tidak hanya
sekolah- sekolah lain saja yang
dapat menikmati fasilitas yang disewakan SMKN 3 GARUT ini, melainkan masyarakat
umum pun sering berdatangan untuk menyewa fasilitas yang sekolah ini miliki.
Contohnya adalah gedung serbaguna yang sering dipakai untuk acara formal
seperti pesta perkawinan, seminar sebuah instansi, dan lain sebagainya.
Penanggung jawab bidang sarana dan prasarana
ini merasa kewalahan
dengan proses pendataan
barang yang keluar,
barang yang masuk, barang yang
sedang di sewakan serta proses keuangan dari semua sarana dan prasarana tersebut.
Proses pendataan secara manual adalah kendala yang terjadi di sekolah ini.
Keamanan, waktu, keefisiensian, kerapihan
tata tulis, dan
apabila kita berbicara
kepada zaman sekarang rasanya sudah
ketinggalan zaman apabila
proses pendataan di
sekolah ini masih
menggunakan pendataan dengan cara
tersebut. Selain itu,
permintaan pembuatan aplikasi
yang diutarakan penanggung jawab
sarana dan prasarana di SMKN 3 GARUT ini yang mendorong penulis untuk melakukan
perancangan sebuah aplikasi sarana dan prasarana Sekolah berbasis desktop.
Metode pengembangan sistem yang
digunakan dalam lapangan
kerja praktek ini
merupakan metodologi berorientasi
objek yaitu Unified Approach (UA) dengan menggunakan Unified Modeling language (UML) untuk
memodelkan kebutuhan sistem.
Tahapan–tahapan yang dilalui
dalam proses perancangan sistem
antara lain Identifikasi aktor , Pengembangan activity diagram, Pengembangan use
case diagram, Pengembangan Interaction
diagram menggunakan Squence diagram, Diagram collaborations, Design class diagram, dan Design access layer. Proses analisis yang digunakan ini adalah
dengan menggunakan pendekatan berorientasi objek dengan Unified Approach (UA)
yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu identifikasi actor, use case diagram activity diagram, sequence diagram,
diagram kolaborasi serta class diagram.
Penulis: Reza Fauzi Bastaman
Kode Jurnal: jptkomputerdd150084