PENINGKATAN KOMPETENSI PRINSIP DASAR KELISTRIKAN DAN KONVERSI ENERGI DENGAN MODEL MIND MAPPING BERBASIS MULTIMEDIA PADA SISWA KELAS X SMKN 2 WONOSARI
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan model pembelajaran Mind
Mapping dengan memanfaatkan media pembelajaran multimedia Prezi dalam
meningkatkan kompetensi siswa kelas X program keahlian teknik mesin SMKN 2
Wonosari pada standar kompetensi menjelaskan prinsip dasar kelistrikan dan
konversi energi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan
dalam dua siklus. Setiap siklus penelitian terdiri dari tiga pertemuan dengan
empat tahap pelaksanaan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.
Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen pretest dan posttest untuk
mengetahui peningkatan aspek kognitif siswa, lembar observasi afektif untuk
mengetahui peningkatan aspek afektif siswa serta lembar observasi psikomotorik
untuk mengetahui peningkatan aspek psikomotorik siswa. Analisis data yang
digunakan adalah dengan mengumpulkan data, mereduksi data, memaparkan data, dan
menyimpulkan data. Kriteria keberhasilan yang ditetapkan untuk masing-masing
indikator afektif adalah 75%, sedangkan kriteria keberhasilan yang ditetapkan
untuk hasil belajar dan nilai psikomotor siswa adalah 75,00. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa setelah diterapkannya model pembelajaran Mind Mapping dengan
memanfaatkan media pembelajaran multimedia Prezi, kompetensi siswa pada standar
kompetensi menjelaskan prinsip dasar kelistrikan dan konversi energi mengalami
peningkatan. Peningkatan yang terjadi pada aspek afektif adalah sebesar 86,10%,
prosentase afektif siswa yang semula hanya mencapai 43,85% pada pertemuan
pertama, meningkat menjadi 81,61% pada pertemuan ke enam. Peningkatan yang
terjadi pada aspek psikomotorik adalah sebesar 31,92%, nilai psikomotorik siswa
yang semula hanya mencapai 61,88 pada tugas kelompok pertama, meningkat menjadi
81,63 pada tugas kelompok ke empat. Peningkatan yang terjadi pada aspek
kognitif adalah sebesar 69,78%, rata-rata nilai pretest yang semula hanya 52,13
pada siklus pertama, meningkat menjadi 88,50 pada posttest siklus kedua.
Penulis: PRATAMA AJI SUSILO
Kode Jurnal: jptlisetrodd140487