PENGENDALIAN KETINGGIAN AIR PADA DISTILASI AIR LAUT MENGGUNAKAN KONTROLER ON-OFF
ABSTRACT: Sebagai Negara
kepulauan, Indonesia memiliki ketersediaan air yang melimpah. Kandungan garam
yang terlalu tinggi membuat ketersediaan air tersebut tidak dapat langsung
digunakan untuk kehidupan sehari-hari terutama bagi masyarakat pesisir.
Masyarakat pesisir hanya mengandalkan sumur-sumur untuk memperoleh air tawar
bersih dan akan kering apabila musim kemarau tiba, sehingga warga sekitar
pesisir sering mengalami kesulitan dalam mendapatkan air tawar. Permasalahan
kekurangan air tawar ini dapat diatasi dengan mengubah air laut menjadi air
tawar dengan proses distilasi. Distilasi merupakan proses pemisahan suatu
campuran yang terdiri atas dua atau lebih jenis cairan melalui proses pemanasan
yang kemudian hasil uapnya dikondensasikan kembali menjadi zat cair.
Pengendalian level digunakan untuk menjaga air laut agar tidak habis pada
tabung evaporasi karena proses penguapan yang dilakukan secara terus menerus.
Hasil pengujian yang dilakukan selama 4 jam tanpa menggunakan kontroller on-off
970 ml air laut dapat menghasilkan 225 ml air tawar. Sedangkan pengujian dengan
volume air laut yang sama dengan waktu yang sama namun menggunakan kontroller
on-off menghasilkan air tawar sebesar 710 ml.
Penulis: Arief Rahman
Hidayat., Dr. Ir. Erni Yudaningtyas, M.T., Dr. Ir. Bambang Siswojo, M.T
Kode Jurnal: jptlisetrodd140571