PENGARUH PEMBATASAN PAKAN DI AWAL PERTUMBUHAN PADA KESEIMBANGAN ENERGI DAN PROTEIN
ABSTRAK: Penelitian ini
dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh pembatasan pakan di awal pertumbuhan
terhadap keseimbangan energi dan protein pada broiler umur 56 tahun. Seratus
delapan puluh broiler betina didistribusikan
ke dalam empat kandang di mana masing-masing kandang terdiri dari 45
ekor broiler. Broiler diberi pakan ad libitum sebagai kontrol, dan tiga
kelompok lainnya diberi pakan 75% ad libitum selama5, 10 atau 15 hari dari umur
5 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembatasan pakan meningkatkan
persentase retensi protein sebesar 11,4% atau 13,7% pada kelompok yang dibatasi
selama 5 atau 10 hari pada umur 27 hari. Pada umur 56 hari, broiler yang
dibatasi selama 10 atau 15 hari meningkatkan persentase retensi protein sebesar
7,6% atau 16,6%. Pada umur 27 hari, persentase retensi energi adalah48,6%,
52,0%, 52,6%, 52,2%, dan 42,8% untuk kontrol, 5, 10 atau 15 hari. Pada umur 56
hari, persentase retensi energi 44,4%, 44,4%, 46,1% dan 47,3%. Ada korelasi
negatif antara FCR dengan persentase retensi protein pada umur 27 hari (r =
-0,885), dan pada umur 56 hari (r = -0,845). Ada korelasi negatif antara FCR
dan persentase retensi energi pad umur 27 hari (r = -0,87). Dapat disimpulkan
bahwa pembatasan pakan di awal pertumbuhan selama 15 hari mampu meningkatkan
efisiensi retensi energi dan protein pada umur 56 hari.
Penulis: Urip Santoso
Kode Jurnal: jppeternakandd090092