PENGARUH JENIS KOTORAN TERNAK SEBAGAI SUBSTRAT DAN PENAMBAHAN SERASAH DAUN JATI (TECTONA GRANDIS) TERHADAP PRODUKSI TOTAL VFA PADA PROSES FERMENTASI BIOGAS
ABSTRACT: Biogas sebagai
sumber energi terbarukan, merupakan gas yang dihasilkan dari aktivitas biologi
melalui proses fermentasi anaerob. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh penggunaan kotoran sapi dan kuda sebagai substrat dalam pembentukan
VFA pada proses produksi biogas. Penelitian ini dilakukan dengan 2 perlakuan, yaitu
P1 merupakan perlakuan biogas dengan substrat kotoran sapi dan P2 untuk
perlakuan dengan menggunakan kotoran kuda sebagai substrat. Pada setiap
perlakuan terdiri atas 3 level, yaitu dengan penambahan serasah daun jati
sebanyak 0%, 5%, dan 10%. Penelitian ini dilakukan sebanyak 3 kali ulangan
dengan pengambilan sampel sebanyak 4 kali pada hari ke-10, ke-20, ke-30, dan
ke-40. Parameter yang diukur adalah produksi VFA dan poduksi total VFA.
Rancangan percobaan penelitian ini menggunakan rancangan percobaan split-plot.
Rerata total VFA pada beda perlakuan menunjukkan perbedaan yang nyata
(P<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses fermentasi metanogenik
di dalam biogas dengan feses sapi dan serasah daun jati (Tectona grandis)
memiliki total VFA lebih tinggi dibandingkan biogas dengan feses kuda. Namun
demikian, peningkatan penambahan level pemberian daun jati pada biogas dengan
feses sapi dan feses kuda tidak meningkatkan total VFA.
Penulis: Ludfia Windyasmara
Kode Jurnal: jppeternakandd150090