MENINGKATKAN PRODUKSI AYAM PEDAGING MELALUI PENGATURAN PROPORSI SEKAM, PASIR DAN KAPUR SEBAGAI LITTER
ABSTRAK: Penelitian
bertujuan untuk mengetahui proporsi yang tepat antara sekam, pasir dan
kapur sebagai litter terhadap produksi
ayam pedaging. Hasil penelitian diharapkan dapat digunakan sebagai informasi
dan pertimbangan bagi peternak ayam pedaging dalam penggunaan proporsi sekam,
pasir dan kapur yang tepat sebagi litter untuk meningkatkan produksi ayam
pedaging. Materi yang digunakan adalah 72 ekor ayam pedaging jantan strain
Lohman umur 3 minggu, dengan bobot badan 424,74 ± 42,46 g
Metode penelitian adalah percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL)
dengan empat perlakuan dan enam ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah
perbedaan proporsi antara sekam, pasir dan kapur sebagai litter, yaitu P0 =
litter dari 100 % sekam , P1 = 50 %
sekam, 33 % pasir, 17 % kapur. Perlakuan P2 = 33 % sekam, 50 % pasir, 17 %
kapur dan P3 = 41,5 % sekam, 41,5 % pasir dan 17 % kapur. Variabel yang diamati
meliputi konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan. Data dianalisis dengan sidik ragam, dan jika
terdapat perbedaan yang nyata atau sangat nyata dikanjutkan dengan Uji Beda
Nyata Terkecil (BNT).
Hasil penelitian menunjukkan penggunaan proporsi sekam, pasir dan kapur
dalam litter memberikan perbedaan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap
konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan, tetapi tidak memberikan perbedaan
pengaruh yang nyata terhadap konversi pakan.
Kesimpulan, penggunaan litter yang terdiri dari 50 % sekam, 33 % pasir
dan 17 % kapur dapat meningkatkan
konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan pada ayam pedaging dan tidak
menurunkan konversi pakan. Saran pada pemeliharaan ayam pedaging untuk
meningkatkan konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan sebaiknya digunalkan litter yang terdiri dari
50 % sekam, 33 % pasir dan 17 % kapur
Penulis: Muharlien, Achmanu,
R. Rachmawati
Kode Jurnal: jppeternakandd110167