Keragaman Molekuler pada Tanaman Lili Hujan (Zephyranthes spp.)
Abstrak: Identifikasi
molekuler dengan menggunakan penanda RAPD pada tanaman lili hujan yang tumbuh
di Indonesia belum pernah dilakukan. Oleh karena itu, perlu dilakukan
karakterisasi keragaman genetik dari tanaman lili hujan yang tumbuh di
Indonesia sebagai penelitian awal untuk program pemuliaan. Penelitian ini bertujuan
untuk menghitung keragaman genetik dari tiga jenis tanaman lili hujan dengan
teknik RAPD dan menghitung jarak genetik tanaman lili hujan berdasarkan
informasi keragaman penanda genetik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni -
Oktober 2014 di Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Tanaman, Jurusan Budidaya
Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Penelitian
dilakukan dengan menggunakan tanaman lili hujan yang memiliki warna bunga pink,
putih, dan kuning yang diambil dari tiga lokasi berbeda untuk masing-masing
warna. Setiap lokasi diambil tiga tanaman sampel untuk masing-masing warna.
Penanda genetik yang digunakan adalah analisis RAPD dengan menggunakan 11
primer terpilih yaitu OPA2, OPA 9, OPA 11, OPA 16, OPA 18, OPB 10, OPB 19, OPC
5, OPC 7, OPC 10, dan OPD 5. Hasil analisis keragaman genetik dengan
menggunakan 11 primer menunjukkan bahwa persentase keragaman dalam populasi
lebih tinggi dibandingkan dengan keragaman antar populasi pada 27 individu
tanaman lili hujan. Nilai keragaman genetik tanaman lili hujan yang berwarna
kuning adalah 0,1388; tanaman lili hujan yang berwarna pink adalah 0,1291; dan
tanaman lili hujan yang berwarna putih adalah 0,1231. Rentang jarak genetik
pada 27 individu tanaman lili hujan berkisar antara 0,59 hingga 0,03. Jarak
genetik antara tanaman berwarna pink dan putih adalah 0,3 dan jarak genetik
antara tanaman berwarna kuning dengan tanaman berwarna pink dan putih adalah
0,03. Berdasarkan analisis jarak genetik dan PCoA jenis tanaman lili hujan yang
berwarna kuning memiliki keragaman yang lebih tinggi dibandingkan jenis tanaman
lili hujan yang berwarna pink dan putih.
Penulis: Tenti Okta Vika, Aziz
Purwantoro, dan Rani Agustina Wulandari
Kode Jurnal: jppertaniandd150161