KEEFEKTIFAN METODE PEMBELAJARAN MIXED PEER TEACHING DAN PROBLEM SOLVING DALAM PENCAPAIAN KOMPETENSI SISWA SMK N 1 PUNDONG PADA MATA DIKLAT ALAT UKUR LISTRIK

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran metode mixed peer teaching dan problem solving menggunakan media dengan siswa yang mengikuti pembelajaran metode konvensional, (2) mengetahui apakah ada perbedaan aspek kognitif, aspek afektif, aspek psikomotorik siswa yang mengikuti pembelajaran metode mixed peer teaching dan problem solving menggunakan media dengan siswa yang mengikuti pembelajaran metode konvensional pada mata diklat Alat Ukur Listrik di SMK N 1 Pundong. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) metode mixed peer teaching dan problem solving menggunakan media lebih efektif pada hasil belajar siswa, kenaikan dari nilai rerata pretest ke posttest sebesar 24,03 sedangkan yang menggunakan metode konvensional, kenaikan dari nilai rerata pretest ke posttest sebesar 16,26, (2) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelas yang menggunakan metode mixed peer teaching dan problem solving dan media pembelajaran dengan kelas yang menggunakan metode konvensional, dengan nilai t hitung pada nilai posttest aspek kognitif sebesar (-2,030), nilai t hitung pada aspek afektif sebesar (-2,431), dan nilai t hitung pada aspek psikomotorik sebesar (-2,352).
Kata Kunci: aspek afektif, aspek kognitif, aspek psikomotorik, hasil belajar, peer teaching, problem solving
Penulis: YULIA BHERLINDA
Kode Jurnal: jptlisetrodd140447

Artikel Terkait :