Analisis Tingkat Kandungan Nilai Warna untuk Penentuan Tingkat Kematangan pada Citra Buah Papaya callina

Abstrak: Proses  penyortiran  untuk  tingkat  kematangan  pada  proses  pengenalan  dan  penentuan  serta  klasifikasi  terhadap  hasil pertanian  pasca  panen  pada  buah  pepaya  tergantung  bagaimana  sistem  dibangun  (dibuat).  Bertitik  tolak  pada  kasus tersebut,  maka  penelitian  ini  bertujuan  membangun  sistem  pengenalan  mutu  buah  pepaya  dengan  menggunakan teknologi IT untuk menganalisis tingkat kandungan nilai warna (RGB) untuk penentuan tingkat kematangan pada citra buah  Papaya  callina  (pepaya/kates  madu)  sehingga  nantinya  dapat  digunakan  sebagai  acuan  penentuan  tingkat kematangan  buah  pepaya/kates  madu.  Pertama,  citra  pepaya  dikumpulkan  atau  akuisisi  untuk  diambil  (captured)  data pepaya  untuk  dijadikan  basis  data  berdasarkan  kondisi  tingkat  kematangannya.  Kedua,  pemisahan  citra  buah  dengan background  berdasarkan  pikselnya,  menghitung  nilai  piksel  mencari  nilai  mean,  min,  max  yang  digunakan  nantinya untuk acuan penentuan kondisi kematangan buah. Hasil penelitian ini mampu memberikan informasi tentang data piksel di mana pepaya matang mentah nilai merah (red) tidak mendominasi yakni 7,785495, nilai hijau menjadi nilai tertinggi yakni 10,23922, pada kondisi matang mengkal terlihat bahwa komposisi warna merah dan warna hijau nilai rata-ratanya seimbang  bahkan  bisa  dikatakan  sama  yakni  12,56288  dan  12,12431,  sedangkan  kondisi  matang  penuh  nilai  rata-rata merah menjadi lebih dominan jika dibandingkan dengan hijau yakni 24,111901 untuk merah dan 13,70812 untuk hijau.  
Keywords: mean, akusisi, captured, Papaya callina
Penulis: Sila Abdullah Syakry, Mulyadi, dan Syahroni
Kode Jurnal: jptlisetrodd130015

Artikel Terkait :