Analisis Perbandingan Performansi Penjadwalan Paket Antara Homogeneous Algorithm Dengan Hybrid Algorithm Pada Jaringan Point-To-Multipoint Wimax

Abstrak: Saat  ini,  dalam  dunia  telekomunikasi,  (Worldwide  Interoperability  for  Microwave  Access)  WiMaX merupakan  teknologi  nirkabel  yang  menyediakan  hubungan  jalur  lebar  dalam  jarak  jauh,  memiliki  kecepatan akses  yang  tinggi  dan  jangkauan  yang  luas  serta  menyediakan  berbagai  macam  jenis  layanan.  Masalah  yang menarik  dan  menantang  pada  WiMaX  adalah  dalam  hal  menyediakan  jaminan  kualitas  pelayanan  (QoS)  untuk jenis  layanan  yang  berbeda  dengan  bermacam-macam  kebutuhan  QoS-nya.  Untuk  memenuhi  kebutuhan  QoS tersebut, maka diperlukan suatu algoritma penjadwalan.  Dalam  penelitian  ini  dilakukan  simulasi  jaringan  WiMaX  menerapkan  algoritma  penjadwalan  dengan  metode homogeneous  algorithm  dan  hybrid  algorithm.  Perwakilan  pada  metode  homogeneous  algorithm  akan menggunakan  algoritma  penjadwalan  Weighted  Fair  Queuing  (WFQ)  dan  Deficit  Round  Robin  (DRR), sedangkan pada metode  hybrid algorithm menggunakan penggabungan antara algoritma  penjadwalan DRR dan WFQ.  Pengujian  kinerja  algoritma  penjadwalan  tersebut  dilakukan  dengan  membandingkan  kedalam  5  jenis kelas QoS pada WiMAX yaitu UGS,  rtPS, nrtPS, ertPS, dan Best Effort. Dari hasil pengujian, hybrid algorithm memberikan  nilai  QoS  yang  lebih  baik  jika  dibandingkan  dengan  homogeneous  algorithm.  hybrid  algorithm sangat  cocok  jika  diterapkan  pada  kondisi  jaringan  yang  memiliki  trafik  dengan  paket  data  yang  bervariasi, karena dapat menghasilkan throughput yang tinggi, serta dapat menghasilkan nilai delay dan jitter yang rendah.    
Kata kunci: QoS, homogeneous algorithm, hybrid algorithm
Penulis: Dadiek Pranindito, Rendy Munadi,  R. Rumani M
Kode Jurnal: jptlisetrodd140115

Artikel Terkait :