ANALISIS PENGARUH FREQUENCY SYNCHRONIZATION TERHADAP PERFORMANSI SISTEM ORTHOGONAL FREQUENCY DIVISION MULTIPLEXING BERBASIS TELECOMMUNICATION INSTRUCTIONAL MODELLING SYSTEM
ABSTRACT: Orthogonal Frequency
Division Multiplexing merupakan teknik penggabungan data paralel dari data
serial berkecepatan tinggi dengan modulasi Phase Shift Keying atau Quadrature
Amplitude Modulation (QAM) dengan dengan subcarrier yang overlapping untuk
mengefisienkan lebar pita (bandwidth) saat ditransmisikan. Nilai frekuensi
subcarrier ditentukan dengan menggunakan Discrete Fourier Transform
(DFT).Subcarrier yang overlapping menyebabkan sistem OFDM sensitif terhadap
offset yang timbul akibat perbedaan osilator pengirim dan penerima. Hal ini
menimbulkan Inter Carrier Interference (ICI) karena sinyal carrier yang
berdekatanPenelitian dilakukan dengan memodelkan sistem OFDM berbasis
Telecommunication Instructional Modelling System (TIMS) untuk dianalisis
pengaruh offset yang timbul terhadap performansi sistem. Performansi diukur
dengan menganalisis perhitungan Bit Error Rate (BER) dan Signal to Noise Ratio
(SNR) pada kanal pertama OFDM.Dari penelitian ini diperoleh nilai BER sebesar
0,062 dan SNR sebesar 47,7594 dB pada frequency offset bernilai 0 % yang mana
memiliki nilai BER terendah dan SNR tertinggi. Nilai BER meningkat pada
frequency offset bernilai kurang atau lebih dari 0,1 %. Nilai SNR terjadi
penurunan saat frequency offset mendekati nilai – 0,1 % dan 0,2 % akibat
perubahan nilai daya noise namun perubahan nilai daya sinyal yang cenderung
meningkat. Perbuahan nilai SNR tidak mempengaruhi perubahan nilai BER pada
frequency offset yang sama. Sistem OFDM dapat optimal dengan frequency offset
yang ditolerir bernilai – 0,1 % hingga 0 % karena memiliki nilai BER dan daya
noise pada SNR yang landai serta mendekati nilai BER terendah dan SNR tertinggi
Penulis: Reno Satyogana, M.
Fauzan Edy Purnomo, S.T., M.T., Ali Mustofa, S.T., M.T
Kode Jurnal: jptlisetrodd150236