ANALISIS MODEL KANAL PROPAGASI COST 231 HATA PADA JARINGAN MOBILE WORLDWIDE INTEROPERABILITY FOR MICROWAVE ACCESS (WIMAX)
ABSTRACT: Pathloss adalah
penurunan kekuatangelombang elektromagnetik karena menyebar melaluiruang bebas.
Pada sistem komunikasi nirkabel, sepertiteknologi mobile WIMAX diperlukan
adanya analisisperhitungan pathloss. Model propagasi pun digunakanuntuk
analisis perhitungan pathloss tersebut. Modelpropagasi yang digunakan pada
penelitian ini adalahmodel empirik, yaitu COST 231 Hata. Performansisistem yang
diamati meliputi signal to noise ratio(SNR) dan bit error rate (BER) yang
kemudiandibandingkan dengan model propagasi lain, yaituECC 33. Perhitungan juga
mensimulasikanpergerakan pengguna dengan kecepatan 5 km/jam, 60km/jam, dan 100
km/jam serta jarak antara basestation dan user equipment yang berubah dari 1000
m -2500 m.Hasil analisis membuktikan bahwa semakincepat kecepatan pengguna maka
semakin besarbandwidth sistem yang didapatkan. Nilai bandwidthsistem terbesar
adalah pada laju data total 14.26Mbps pada kecepatan 100 km/jam, yaitu 2.7204
MHz.Nilai. Nilai SNR sistem dipengaruhi oleh kecepatanpengguna dan jarak base
station dan userequipment. Nilai SNR terbesar didapat ketikamenggunakan model
COST 231 Hata denganmodulasi 64-QAM pada laju data total 9.5 Mbpsuntuk
kecepatan 5 km/jam dan jarak 1000 m yaitu124.8716 dB. Sedangkan nilai BER
dipengaruhi olehjarak base station dan user equipment serta teknikmodulasi yang
digunakan. Nilai BER terkecildiperoleh ketika menggunakan modulasi QPSKuntuk
laju data total 3.17 Mbps yaitu 0.0020 denganmodel COST 231 Hata.
Penulis: Rikzy Firmansyah.,
Rudy Yuwono, ST., M.Sc., Ir. Erfan Achmad Dahlan, MT
Kode Jurnal: jptlisetrodd140522