ANALISIS MARJIN PEMASARAN DAGING SAPI DI PASAR-PASAR TRADISIONAL KOTA MEDAN

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistematis penyaluran daging sapi dari Produsen hingga sampai ke konsumen akhir. Penelitian dilaksanakan di beberapa perusahaan penggemukan, pasar tradisional kota Medan dan di rumah potong hewan Mabar dan rumah potong hewan Tani asli pada bulan April sampai dengan Mei 2014. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan 7 pasar tradisional dan 35 responden. Data primer diperoleh  dari  para  penjual  daging  sapi  di  pasar tradisional  kota  Medan,  sedangkan  data  sekunder  diperoleh  dari berbagai instansi yang terkait, seperti badan pusat statistik dan rumah potong hewanMabar dan rumah potong hewan Tani  Asli. Parameter  yang  diteliti adalah  marjin  pemasaran  daging  sapi.  Ada  dua  jenis  saluran  pemasaran  yang terdapat dalam proses pemasaran daging sapi dari produsen hingga sampai ke konsumen. Saluran pertama produsen - pedagang  besar- pedagang  pengecer -konsumen dan    saluran    kedua    produsen – agen - pedagang  besar konsumen. Margin pemasaran pada pedagang besar adalah sebesar Rp. 3.311.000,-/ekor sapi dan pada pedagang kecil adalah sebesar sebesar Rp. 1.992.000,-/ekor sapi. Kesimpulannya adalah saluran pemasaran yang lebih pendek memiliki  marjin  pemasaran  yang  lebih  besar  bagi  pedagang  besar.  Ini  menunjukkan  bahwa  saluran  pemasaran daging sapi yang baik bagi pedagang sapi adalah adalah saluran kedua yaitu : Produsen – agen - pedagang besar – konsumen.
Kata kunci: Marjin pemasaran, daging sapi, pasar tradisional, kota Medan
Penulis: Edy Suherman, Edhy Mirwandhono dan Armyn Hakim Daulay
Kode Jurnal: jppeternakandd150082

Artikel Terkait :