ANALISIS KONDUKTIVITAS HIDROLIK JENUH PADA BATANG BAMBU KUNING (Bambusa vulgaris schard Es.J.C)
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui nilai konduktivitas hidrolik jenuh (Ks) bambu kuning
pada berbagaiperlakuan sebagai alat untuk keperluan irigasi bawah permukaan.
Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulanMaret sampai dengan April 2015.
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Daya dan Alat Mesin Pertanian,Jurusan
Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Penelitian Ks bambu
kuning dilakukan pada6 perlakuan, yaitu lapisan epidermis dan endodermis tidak
dikikis (C1); lapisan epidermis dan endodermis dikikissampai setebal 0,5 cm
(C2); lapisan epidermis dan endodermis dikikis sampai setebal 0,7 cm (C3);
lapisanepidermis dan endodermis dikikis sampai setebal 0,9 cm (C4); lapisan
epidermis dan endodermis dikikis sampaisetebal 1,1 cm (C5); lapisan epidermis
dan endodermis dikikis sampai setebal 1,3 cm (C6), kemudian keenamperlakuan ini
dilakukan 3 kali pengulangan dan endurance selama 5 minggu. Berdasarkan hasil
penelitian yangtelah dilakukan, Ks bambu kuning dengan perlakuan C1 adalah 0
cm/detik; C2 adalah 7,24 x 10-8 cm/detik; C3adalah 6,87 x 10-8 cm/detik; C4
adalah 8,56 x 10-8 cm/detik; C5 adalah
6,93 x 10-8 cm/detik; dan C6 adalah 7,06 x10-8 cm/detik. Hal ini
menunjukkan bahwa, semakin tinggi kemampuan bambu dalam mengikat air maka
semakintinggi pula nilai konduktivitas hidroliknya. Sebaliknya, semakin rendah
kemampuan bambu dalam mengikat airmaka semakin rendah pula nilai konduktivitas
hidroliknya.
Penulis: Jenni Aulia
Perucha, Ahmad Tusi,
Sugeng Triyono, Iskandar
Zulkarnain
Kode Jurnal: jppertaniandd150139