PENGOLAHAN AIR LAUT MENJADI AIR BERSIH DAN GARAM DENGAN DESTILASI TENAGA SURYA
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui
produktivitas alat destilasi
tenaga surya jenis
kolektor plat datar dalam menghasilkan air bersih dan
garam. Indonesia yang terletak ditengah kepungan air laut, kekurangan air bersih dan
garam banyak menimpa
masyarakat yang tinggal
di pesisir pantai.
Oleh karena itu
diperlukan teknologi untuk
mengolah air laut menjadi air bersih dan garam. Energi surya yang
tersedia sepanjang hari di Indonesia
dapat dimanfaatkan sebagai
sumber energi yang
gratis untuk destilasi
air laut. Destilasi
surya merupakan salah satu
cara untuk mengolah
air laut dalam
menghasilkan air bersih
dan garam dengan
cara pemanasan dan penguapan pada kolektor surya. Prinsip kerja alat
yaitu radiasi surya masuk ke dalam kolektor melalui kaca
penutup transparan menuju
plat penyerap, pada
plat penyerap radiasi
surya dirubah menjadi panas. Air laut pada basin akan
menjadi panas, air menguap dan menempel pada kaca penutup bagian dalam. Akibat adanya
perbedaan temperatur antara
di dalam basin
dengan lingkungan terjadi
kondensasi yang menempel pada
kaca penutup akan
mengalir ke bawah
mengikuti kemiringan kaca
penutup. Pengujian dilakukan secara terus
menerus dari pagi hingga
sore setiap hari
sampai air laut dalam basin
menguap atau menjadi kering. Hasil pengujian menunjukkan dengan luas
kolektor 1,6 m2, volume air laut dalam basin 10.000 ml dan intesitas surya rata-rata 542 W/ 2m diperoleh air bersih
rata-rata 1360 ml/hari serta garam sebanyak 642 gram pada hari ketujuh.
Penulis: Mulyanef, Burmawi dan
Muslimin K.
Kode Jurnal: jptmesindd140222