Pemodelan Anomali Gaya Berat Akibat Curah Hujan dan Dinamika Air Tanah di Daerah Semarang
Abstract: Pemodelan ke depan
(forward modelling) anomali gaya berat
telah dilakukan dengan menggunakan software Grav2DC untuk mengetahui
respon anomali gaya berat akibat curah hujan dan dinamika air tanah di kota
Semarang. Pemodelan dilakukan dengan pendekatan model perlapisan tanah dengan
parameter ketebalan dan densitas berdasarkan sayatan peta geologi. Anomali gaya
berat didapatkan dari selisih g pada periode pertama dan periode kedua. Anomali
gaya berat akibat curah hujan merupakan selisih besarnya presipitasi pada
periode pertama dan kedua. Berdasarkan hasil pemodelan kedepan yang dibuat
dapat disimpulkan bahwa akibat dinamika air tanah dapat menghasilkan perubahan
gayaberat (Δg) yang bernilai positif (+) jika terdapat kenaikan air tanah dan
respon anomali gaya berat bernilai negatif (-) jika terjadi penurunan air tanah.
Hasil anomali gaya berat akibat perbedaan curah hujan tiap tahun menyebabkan
penurunan air tanah (Δh) sebesar 0,93 sampai 1,4 mm/tahun dengan anomali gaya
berat sebesar –1,17 sampai –1,76 mGal.
Penulis: Yatti Pratyas
Katrinavia, Agus Setyawan, Supriyadi
Kode Jurnal: jpfisikadd150141